Duniavioelet

Antara Rok dan Celana

Melem minggu ini, saya ingin ada sejenis penyegaran ringan. Kebetulan akun facebook saya sedang terbuka. Maka, dengan riang gembira saya menambah koleksi foto pribadi dalam album keluarga. Satu diantaranya saya jadikan foto profil. Yaitu gambar saya yang tengah duduk pada sebatang pohon roboh, berlatar lautan pasir reruntuhan Merapi.  Senyum lebar  serupa cengiran. Sweter abu-abu yang … Baca lebih lanjut

Duniavioelet

Filosofi bola, 291210

Bentuknya yang bulat membuat benda ini bisa dijangkau dari semua sudut,, dan akan terlihat sama dari semua arah.. Karenanya,, kami akan meluruhkan semua kepentingan, menyingkirkan ego balas dendam, dan tak akan peduli lagi tentang perbedaan.. Gerakannya hanya urusan semangat,, simbol perjuangan untuk mengembalikan tahta kami yang tertahan.. Menyadarkan lagi, bahwa kami adalah satu.. Kemudian,, inilah … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku, Kau dan Kita (3)

  Kau masih terdiam, sedang di timur garis-garis kemerahan menjadi semakin tegas..   Cobalah ikut mengalur bersama angin, hingga saat pijarnya telah sempurna tak ada bagian darimu yang tersengat dan melegam..   Lalu putarkan baling-baling kayu itu, tawarkan pada mereka, bahwa hidup ini mudah saat kita mau melihat harapan dari celah-celah yang sederhana..   Lantas … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku, Kau dan Kita (2)

  Masih kutuangkan smoothie apricot kental pada piala perak milikmu,, ketika terburu-buru kau raih dengan jemari kanan yang menampakkan luka sayatan pada punggungnya..   Kita hendak mengejar Jingga senja yang segera melepir,, sementara tepian pantai Kaspia masih bermil-mil jauhnya..   Heyy… Tunggu,,.. Kau tak bisa membawanya sambil berlari,, sebelah kiri mu yang lebih kekar sedang … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku,, Kau dan Kita (1)

Kau,, biru yang meminang violet pada garis batas kelabu ketika langit diatas Eufrat hendak kembali memutih..   Memaksa jiwanya terburai dari ikatan konsonan dengan hijau sesaat sebelum lukisan pelangi itu seharusnya berpendar..   Lalu kau tahtakan tiara safir..   Tegaknya bagai cahaya tunggal, saat kautitah dia menungggu di puncak menara Babel,. Dalam diam nya kemudian … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Lelah ini hanya sebuah pemberhentian, sayang..:)

Menangis saja,, jika ingin menangis.. Air mata tidak akan pernah bosan memberimu kelegaan ketika sesak terasa begitu menghimpit.. Sama seperti bahu ini, yang tak akan kuijinkan mengeluh jika kau ingin menggunakannya sebagai sandaran.. Berteriak saja,, jika kau ingin berteriak.. Pita suaramu masih cukup baik,, tak akan cukup menganggu jikapun harus ditarik dalam nada tinggi dan … Baca lebih lanjut