Bungaungu

Aku, Kau dan Kita (3)

  Kau masih terdiam, sedang di timur garis-garis kemerahan menjadi semakin tegas..   Cobalah ikut mengalur bersama angin, hingga saat pijarnya telah sempurna tak ada bagian darimu yang tersengat dan melegam..   Lalu putarkan baling-baling kayu itu, tawarkan pada mereka, bahwa hidup ini mudah saat kita mau melihat harapan dari celah-celah yang sederhana..   Lantas … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku, Kau dan Kita (2)

  Masih kutuangkan smoothie apricot kental pada piala perak milikmu,, ketika terburu-buru kau raih dengan jemari kanan yang menampakkan luka sayatan pada punggungnya..   Kita hendak mengejar Jingga senja yang segera melepir,, sementara tepian pantai Kaspia masih bermil-mil jauhnya..   Heyy… Tunggu,,.. Kau tak bisa membawanya sambil berlari,, sebelah kiri mu yang lebih kekar sedang … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku,, Kau dan Kita (1)

Kau,, biru yang meminang violet pada garis batas kelabu ketika langit diatas Eufrat hendak kembali memutih..   Memaksa jiwanya terburai dari ikatan konsonan dengan hijau sesaat sebelum lukisan pelangi itu seharusnya berpendar..   Lalu kau tahtakan tiara safir..   Tegaknya bagai cahaya tunggal, saat kautitah dia menungggu di puncak menara Babel,. Dalam diam nya kemudian … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Cinta itu tidak selalu selamanya

  Cinta itu tidak selalu selamanya,, diapun memiliki masa.. Seperti lukisan langit.. Dalam siang, matahari kerap tersenyum baik,, beberapa kali menjadi  terik,, namun terkadang tebalnya awan menghalangi panasnya menyentuh bumi.. dan Ketika mencintai,, kau tidak mungkin selalu tertawa.. Terkadang air mata pun harus kau terima…   Mencintai,, awalnya adalah penerimaan.. Bahwa Angkasa tidak melulu biru,, … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Tentang Kau

  Bagaimana mungkin akan lupa, jika kau adalah yang pertama.. Yang menuntun tatkala kakiku masih merangkak, dan berdiriku masih tertatih.. Bagaimana mungkin akan hilang, jika kau ternyata amat berkesan.. Yang membimbingku mengeja kata, saat dunia baru mengenalkanku dengan aksara.. Kau.. Tentang secangkir kopi dan langit biru dengan gemawan berarak di permulaan pagi, untuk menghidupkan semangat … Baca lebih lanjut

Annissa / Bungaungu

Memaknai kesalahan (..perempuan biasa..)

Coba tanyakan saja pada langit malam, jika ia mampu mendengar suaramu.. Tanyakan tentang semua kebimbanganmu, serta adukan semua keresahanmu.. Mintalah pertimbangan tentang apa yang harus kau lakukan… Dia akan mengajarimu tentang harmoni alam… Saat ia harus tampak sesuai dengan porsinya, saat dia harus berbagi waktu dengan sinar pijar matahari… Mengertilah, bahwa hidup memang harus menyesuaikan… … Baca lebih lanjut