Bungaungu

Aku, Kau dan Kita (2)

  Masih kutuangkan smoothie apricot kental pada piala perak milikmu,, ketika terburu-buru kau raih dengan jemari kanan yang menampakkan luka sayatan pada punggungnya..   Kita hendak mengejar Jingga senja yang segera melepir,, sementara tepian pantai Kaspia masih bermil-mil jauhnya..   Heyy… Tunggu,,.. Kau tak bisa membawanya sambil berlari,, sebelah kiri mu yang lebih kekar sedang … Baca lebih lanjut

Bungaungu

Aku,, Kau dan Kita (1)

Kau,, biru yang meminang violet pada garis batas kelabu ketika langit diatas Eufrat hendak kembali memutih..   Memaksa jiwanya terburai dari ikatan konsonan dengan hijau sesaat sebelum lukisan pelangi itu seharusnya berpendar..   Lalu kau tahtakan tiara safir..   Tegaknya bagai cahaya tunggal, saat kautitah dia menungggu di puncak menara Babel,. Dalam diam nya kemudian … Baca lebih lanjut